GM JUDIT POLGAR: PENJELMAAN SEJATI DUNIA KEINDAHAN



Kalau kau sedikit jeli, kau akan dengan mudah mengetahui bahwa aku amat sangat jarang memakai kata “cantik”, baik lisan atau tulisan. Kata ini terlalu bias gender, dan bersifat fisik.

Bahwa kata Indah itu sering kusematkan pada makhluk Tuhan yang disebut wanita, dan lantas dengan itu kau menuduhku munafik, maka itu adalah masalahmu. Bukan masalahku.

Jika saja kegeniusan dan keindahan harus bersanding, tak pelak lagi bahwa itu adalah: Judit Polgar, penjelmaan Keindahan yang dilahirkan di Budapest- Hongaria- pada 23 Juli 1976.


Andai otak cemerlang identik dengan Keindahan, terutama dalam kaitannya dengan permainan catur, maka Judit adalah Ciptaan Tuhan paling indah yang pernah ada, sejak dinosaurus belum muncul. Sungguh.



Saat berusia 12 tahun, ia merupakan pecatur dengan elo rating tertinggi di antara semua pecatur wanita sedunia, dibanding sang Juara dunia sekalipun. Dan dia bertahta di puncak elo rating tertinggi di antara semua pecatur wanita sedunia itu selama 23 tahun. Dua puluh tiga tahun! Ya, aku tidak sedang salah ketik. 


Dan, Keindahan ini sadar betul dengan bakat yang dianugerahkan Tuhan pada dirinya: dia tidak sudi bertanding dalam kejuaraan-kejuaraan catur wanita, kecuali saat demi membela negaranya Hongaria dalam tiap olimpiade catur, dan berhasil memperoleh medali emas dalam 12 (dua belas!) kali olympiade catur.


Jika para feminis berjuang dengan rasa “permusuhan” terhadap dominasi kaum lelaki atas nama kesetaraan, Judit Polgar hanya punya satu misi “sederhana”: Membuktikan diri sebagai ZEUS-nya para Dewa-dewa catur sedunia. Dan perjuangannya itu tanpa hingar bingar dan muluk dari falsafah feminisme yang penuh gaya dan megah, tetapi jalannya adalah jalan Sunyi, dingin, indah tiada tara sekaligus angker bagai neraka.

Mungkin dia tidak sepenuhnya menjelma bagai Zeus, namun fakta di bawah ini juga berbicara sangat nyaring:

Dia mendapat gelar Grandmaster pada tahun 1991 di usia 15 tahun 4 bulan 28 hari, melampaui rekor dari legenda besar Robert James Fischer! Gelar GM, bukan WGM (Woman Grandmaster)!

Dari ICWA, Judit Polgar merupakan satu-satunya yang mendapat gelar sebagai “Pecatur Wanita Abad 20”. Berikutnya, dia telah memenangkan Chess Oscar sebanyak 7 kali. Dia adalah satu-satunya wanita yang berhasil masuk 10 besar ranking dunia berdasarkan nilai elo rating.

Dia juga merupakan satu-satunya wanita yang pernah menaklukkan 10 mantan atau juara dunia saat itu, seperti Garry Kasparov dan Magnus Carlsen serta Anatoly Karpov, baik dalam catur cepat maupun catur standard dalam suatu event internasional.

Di tahun 2005, dialah satu-satunya Penjelmaan Keindahan yang mampu melampau angka elo rating 2700 (ini angka elo dari segelintir GM Super Duper. Ingat, bukan WGM!), yaitu mencapai angka: 2735.

Dia sering menjuarai kejuaraan yang diikuti oleh para Grandmaster Super (sendirian di antara makhluk lelaki itu!!!) dengan pesona yang tak alang kepalang. Tentu bukan semata pesona fisik, yang kumaksudkan.


Dan, ketika matanya mulai menatap hamparan kehidupan yang menciut dalam petak persegi kecil itu, seluruh keberadaanpun lenyap seketika.

Lalu, aku tidak sedang bermain-main: Waktu – jika memang ada yang bernama waktu – pun tiba-tiba membeku.

Kau tahu artinya itu, wahai Sobat Kecilku yang Indah di Mataram?

(Yogya: 04 Juni 2017)

PAGE: Jogja Chess Shop

FB     : Suharyanto Pelatih Catur

WA    : 0878-3849-3124

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *